Thursday, September 8, 2011

Sinopsis Oh! My Lady episode 12

Kae Hwa mengaku pada Shi Joon kalau dia dan Min Woo tinggal bersama tapi dia dengan tegas mengatakan kalau mereka tidak punya hubungan apa-apa. “Aku pembantunya.” Kae Hwa merasa sangat bersalah pada Shi Joon. Dalam perjalanan pulang ke rumah, Shi Joon mengingat lagi apa yang dikatakan Yoon Seok bahwa sebaiknya dia tidak mempercayai Kae Hwa. Di pihak lain, Reporter Han menelpon editornya untuk meminta seluruh halaman depan koran yang akan terbit besok.

Kae Hwa berjalan lesu saat kembali ke apartemen dan Min Woo mengatainya sebagai pembohong yang mengerikan karena sudah seenaknya mengumumkan pada orang lain jika mereka tinggal bersama. Mereka bertengkar tapi Kae Hwa sedang tidak mood melakukan apa-apa karena masih teringat pada apa yang baru saja terjadi. Dia tidak tahu bagaimana cara memberitahu Shi Joon yang sebenarnya – keberadaan Ye Eun sama sekali tidak boleh terbongkar.

Jung Ah meminta waktu untuk berbicara dengan Shi Joon. Jung Ah berkata, “Aku ingin berpisah darimu.” dan menyarankan agar mereka bercerai saja. Sudah bertahun-tahun sejak mereka bersikap sebagai pasangan yang sesungguhnya. Hidup seperti ini sangat tidak berarti, “Aku lelah pada suami yang bahkan tidak marah jika istrinya berselingkuh!” Setelah Jung Ah pergi, barulah reaksi dapat dilihat di wajah Shi Joon.
Ye Eun bersikap lebih terbuka dan aktif, seperti ketika dia meminta tanda tangan Kae Hwa. Akan tetapi, Kae Hwa sedang sibuk saat itu jadi dia mencari Min Woo untuk meminta tanda tangan. Min Woo setuju untuk tanda tangan dan menyuruh Ye Eun untuk menyombong dihadapan kawan-kawannya kalau Sung Min Woo memberinya tanda tangan.

Meski Min Woo masih menganggap dirinya sebagai ‘oppa’-nya Ye Eun, tapi setidaknya dia mau menenangkan gadis itu dan menyebutnya anak yang mengagumkan. Ini membuat Kae Hwa tersenyum dan yakin kalau dia harus merahasiakan keberadaan Ye Eun dari Shi Joon. Meskipun seandainya hal itu akan membuat Shi Joon marah padanya. Akan tetapi, tidak ada yang sadar kalau sebuah berita dengan judul ‘Bintang Top Mr. S Tinggal dengan Wanita yang Lebih Tua!’.

Shi Joon muncul dengan sikap santai jadi Produser Eom menyimpulkan kalau dia belum mendengar berita yang sekarang lagi hot dan langsung memberitahu Shi Joon. Berita sudah menyebar dengan cepat tapi Min Woo masih bisa duduk santai di rumah sambil menonton West Side Story. Dia bahkan sempat-sempatnya menyanyi.
Yoon Seok, yang diburu pencari berita, sampai di tempat Min Woo untuk menunjukkan koran hari ini pada sang artis. Inikah maksud Min Woo ketika dia bilang dia akan menghancurkan mereka berdua? Yoon Seok terlihat bingung dan meminta Min Woo untuk tetap tinggal di rumah.

Dalam waktu singkat lobby segera dipenuhi oleh wartawan dan fotografer yang ingin mendapatkan informasi yang lebih jelas tentang berita hari ini. Yu Ra menuduh Reporter Han telah menulis berita palsu. Akan tetapi, Han mengatakan kalau dia punya sumber yang dapat dipercaya, yang memancing rasa ingin tahu Yu Ra. Sayangnya, Han tidak mau memberitahunya siapa orang itu.
Semuanya jadi buruk buat Kae Hwa. Dia meninggalkan kantor untuk pergi ke toko sebentar. Dalam perjalanannya, dia melihat banyak sekali wartawan di luar gedung kantor The Show Company. Salah seorang reporter bertanya apakah dia bekerja disini dan apakah dia tahu siapa Yoon Kae Hwa. Ketika dia menjawab kalau dia adalah Yoon Kae Hwa, semua orang jadi gila.

Tidak hanya para wartawan yang jadi gila tapi para penggemar Min Woo juga mulai melempari Kae Hwa dengan telur. Shi Joon tiba tepat saat Kae Hwa sedang diserang lalu menyelamatkannya. Dia melindungi Kae Hwa dan mendorongnya masuk ke mobil. Shi Joon menunjukkan berita di koran pada Kae Hwa dan dia langsung tahu kalau dia adalah headline utamanya!

Shi Joon bertanya apakah Kae Hwa mau memberitahunya ada hubungan apa sebenarnya dia dengan Min Woo. Kae Hwa hanya bisa berkata, “Aku minta maaf.” Shi Joon bertanya apa yang akan dia lakukan – jika Kae Hwa tidak bisa menjelaskan yang sebenarnya, maka dia tidak akan bisa meluruskan pemberitaan. Meski sedang di tengah-tengah masalah, Kae Hwa masih mengkhawatirkan Min Woo soalnya dia yang akan kena dampak paling besar.

Yoon Seok meminta agar bisa bertemu dengan Reporter Han. Rencananya adalah dia akan memutarbalikkan fakta untuk menyelamatkan Min Woo. Jadi Yoon Seok berpura-pura senang denga artikel yang ditulis Han – tidakkah dia tahu kalau dia telah ketinggalan berita yang lebih besar? Yoon Seok berkata, “Kami sebenarnya adalah korban. Apa kau tahu betapa mengerikannya Yoon Kae Hwa?” Dengan informasi tambahan ini, Han mulai menulis artikel lagi dan menggambarkan Kae Hwa sebagai tukang terror.
Min Woo menelpon Kae Hwa. Akan tetapi, hp-nya tertinggal di kantor jadi tidak ada yang mengangkat telpon itu. Ketika Yoon Seok datang lagi, dia menjamin Min Woo bahwa urusan ini sudah ditangani dengan baik dan menyuruh Min Woo untuk beristirahat saja. Yoon Seok juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan Min Woo kalau dia selalu ada di saat-saat sulit seperti sekarang.

Kae Hwa meminta maaf pada Min Ji karena dia tidak datang ke acara di kelasnya. Min Ji mendengus dan langsung menutup telponnya. Kae Hwa kemudian mengecek keadaan Min Woo dengan hp Shi Joon dan senang setelah mendengar dia baik-baik saja. Kae Hwa mengatakan kalau dirinya juga baik-baik saja dan kehadiran Shi Joon merupakan sebuah pertolongan paling besar. Kae Hwa meminta maaf karena terlibat skandal dengannya yang sudah membuat Min Woo malu. Dia juga mengaku kalau sebenarnya dia takut.

Setelah menutup telpon, Min Woo melepaskan kejengkelannya kenapa Kae Hwa harus bersama Shi Joon. Apa dia tidak punya teman yang lain? Semuanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk saat berita di tv menayangkan informasi dari Yoon Seok. Sekarang Kae Hwa disebut blackmailer yang memaksa Min Woo untuk bergabung dengan acara musikal. Dia dituduh mengancam Min Woo dengan memakai alasan tabrak lari.
Kae Hwa dan Shi Joon melihat berita ini saat makan siang, yang membuat Kae Hwa kesal lagi. Dia lalu menyingkir untuk menelpon Bok Nim agar mau menjaga Ye Eun (Shi Joon mendengar semuanya). Kae Hwa akhirnya mengungkap kebenaran. Shi Joon tidak percaya Kae Hwa rela disakiti hanya untuk tetap merahasiakan anak Min Woo.
Kae Hwa menjawab bahwa dia harus melindungi gadis itu dan mengatakan kalau tuduhan blackmailing itu benar – dia akan merahasiakan Ye Eun dengan syarat Min Woo mau bergabung dalam acara musikal. Kae Hwa meminta maaf karena sudah menyeret perusahaan ke dalam masalah ini dan tahu kalau Shi Joon pasti marah. Shi Joon memang marah tapi kemarahannya tertuju pada hal lain.
Min Woo juga melihat berita itu dan meneriaki Yoon Seok karena sudah menuduh Kae Hwa melakukan blackmail. Ini sebenarnya pembalikkan fakta saja karena sebenarnya Yoon Seok-lah yang memakai alasan kecelakaan mobil untuk melawannya. Min Woo juga membela Kae Hwa dengan mengatakan kalau dia adalah wanita yang baik dan tulus dan menjelaskan bahwa Kae Hwa-lah yang selama ini membesarkan Ye Eun.
Yoon Seok merasa kalau reaksi Min Woo sangat aneh, dan bertanya apakah dia akan lebih memilih mengungkap yang sebenarnya. Yoon Seok menjelaskan strateginya dengan mengatakan kalau tidak ada seorang pun yang tahu siapa Kae Hwa, jadi apa salahnya memanfaatkan dia sekali lagi, jika hal itu bisa menyelamatkan Min Woo.

Min Woo bahkan tidak bisa menyelesaikan pembicaraan telponnya lalu menutupnya. Dia berteriak sangat putus asa. Segera setelahnya, teman Min Woo, Tae Gu, datang dengan membawa penyamaran untuk membuat Min Woo terlihat seperti pria pengantar makanan. Dengan memakai helm dan jaket, Min Woo berhasil tidak dikenali dan masuk ke dalam mobilnya. Dia kemudian mendapat telpon dari Shi Joon yang ingin bertemu.

Byung Hak masuk ke dalam kantor sambil marah-marah, mencari Kae Hwa. Dia bahkan bertanya dengan curiga apakah ini sebenarnya salah perusahaan dan apakah mereka menggunakan Kae Hwa sebagai kambing hitam. Jika dia terus menyiksa Kae Hwa maka dia akan menarik investasinya.
Shi Joon bertemu Min Woo. Dia terlihat tidak senang. Min Woo sudah menyatakan dirinya sebagai korban dan ini membuat Shi Joon marah. Beraninya dia menyebut dirinya sebagai korban padahal ada wanita tak bersalah yang mengambil bagian terberat skandal ini untuk tetap menjaga rahasianya? Shi Joon: “Aku tidak peduli pada kehidupan pribadimu tapi kau seharusnya mempunyai hati nurani?!”

Shi Joon berkata pada Min Woo: “Kae Hwa pasti bodoh. Meski aku sudah tahu kebenarannya, dia tetap saja mengkhawatirkanmu!” Min Woo terganggu mendengar tuduhan ini. Shi Joon mengingatkan Min Woo kalau dulu dia pernah berkata kalau dia sekarang sudah dewasa dan untuk itu Shi Joon tidak boleh meremehkan usianya. Shi Joon menantang Min Woo: “Jadi mari kita lihat kau bersikap sebagai orang dewasa!” Min Woo harus maju dan menyelesaikan masalah ini.
Min Woo bertanya dimana Kae Hwa sekarang. Kae Hwa tidak bisa kembali ke tempat Min Woo jadi dia datang ke sauna. Disanalah Min Woo menemukannya. Min Woo menutupi kepalanya dengan handuk lalu duduk di sebelah Kae Hwa, yang mencoba mengabaikan orang asing yang tiba-tiba duduk disampingnya. Dia pindah ke ruangan lain dan Min Woo mengikutinya.

Min Woo berlari dengan cepat. Kae hwa ketakutan. Min Woo akhirnya memegang kaki Kae Hwa agar dia tidak pergi lagi. Kae Hwa mencoba melawan dengan melempar bantal ke wajah Min Woo. Barulah kemudian dia sadar kalau orang asing itu adalah Min Woo. Dia bertanya apakah Kae Hwa baik-baik saja. Awalnya Kae hwa berbohong tapi akhirnya mengaku kalau dia dalam keadaan yang tidak baik. Dia khawatir kalau Min Ji bakal membaca berita itu. Min Woo lalu berkata jika dia adalah orang yang berpengalaman dalam urusan seperti ini dan dia disini untuk menasehati Kae Hwa.

Kae Hwa tidak merasa tuduhan itu tidak adil – dia memang meneror Min Woo. Dia sendiri bilang seperti itu dulu. Min Woo berkata kalau gossip bisa saja diubah menjadi lebih menyeramkan. Internet bakal melebih-lebihkan komentar negatif. Akan tetapi, dalam beberapa hari hal itu bakal mulai menghilang. Min Woo menasehati Kae Hwa untuk menahannya sekarang karena itu toh akan berlalu.

Kae Hwa menjadi ceria mendengar hal tersebut tapi tidak begitu dengan Min Woo. Di dekat mereka para ibu mulai bergosip dan menyebut-nyebut nama Kae Hwa. Min Woo memanggil nama Kae Hwa untuk mendapatkan kembali perhatiannya dan berkata, “Tetaplah memandang mataku!”
Min Woo memegang kepala Kae Hwa dan mengarahkannya tepat menghadap wajahnya sambil berpikir (tapi tidak mengatakannya keras-keras!), “Aku minta maaf. Sebab membuatmu menemui semua hal ini karena seorang pria bernama Sung Min Woo, yang tidak akan pernah kau kenal jika kau tetap berada di dunia Yoon Kae Hwa. Karena tidak mampu memberitahumu hal lain selain bertahan, aku minta maaf.”
Setelah Min Woo pergi, Bok Nim membawa Min Ji dan Ye Eun ke sauna. Kae Hwa meminta maaf pada putrinya karena sudah melewatkan acara di sekolah. Tapi sekarang Min Ji sudah lebih mengerti – Bok Nim memberitahunya kalau pekerjaan ibunya sangat tidak bisa ditebak dan sibuk.

Min Ji dan Ye Eun sudah akrab. Untuk itu, mereka pergi meninggalkan Bok Nim dan Kae Hwa. Bok Nim sudah mengecek semua foto Kae hwa yang beredar di internet tapi anehnya semua foto itu sudah hilang. Pasti sudah ada orang yang menghapusnya. Kae Hwa berkata dengan sedih kalau dia harus berhenti dari pekerjaannya. Dia merasa sangat bersalah karena sudah menyeret nama perusahaan. Bok Nim berkata dengan tegas kalau Min Woo yang harus bertanggung jawab, bukan Kae Hwa.
Min Woo menelpon Shi Joon dan memintanya agar bertemu dengannya. Mereka bertemu di sebuah restoran kosong. Min Woo berkata kalau dia sudah biasa menjalani hidupnya seperti yang selalu dia lakukan dan agak merasa kesulitan bila harus berubah. Dia takut dan tidak tahu harus bagaimana melakukannya. Shi Joon menyemangatinya agar dia bersikap berani!

Di lobby apartemennya, Min Woo mempersiapkan diri sebelum menghadapai para wartawan. Mereka langsung mengenali Min Woo dan berkumpul. Min Woo mengumumkan kalau dia akan mengadakan konferensi pers besok pagi dimana dia akan mengungkap segalanya – tapi dengan syarat. Semua foto Kae Hwa yang beredar online harus dihapus. Yoon Seok mendengar kabar ini dan langsung menelpon. Dia marah sebab Min Woo telah setuju untuk melakukan konpres. Dia memperingatkan Min Woo agar tidak melakukan hal aneh.
Pada paginya, Min Woo berada di aula konferensi dan menghadapi para wartawan yang penasaran. Sementara itu, Ye Eun yang paling pertama mengenali Min Woo di Tv. Dia menunjuk untuk mendapatkan perhatian Kae Hwa.

Pertama-tama, Min Woo meminta maaf karena sudah menyebabkan kekecewaan dengan gossip yang beredar belakangan ini. Dia juga menjelaskan kalau dia akan meluruskan beberapa kesalahpahaman. Yaitu: (1) Dia yang memilih untuk bergabung dalam acara musikal. Tidak ada yang menekannya. (2) Kecelakaan memang terjadi tapi Kae Hwa tidak pernah menggunakan hal ini untuk memaksanya. (3) Yoon Kae Hwa tidak ada hubungannya dengan apapun. Dia orang yang jujur dan lurus.
Meski terkejut, para wartawan dapat menerima penjelasan Min Woo. Tapi Reporter Han tetap ngotot kalau Min Woo pasti punya hubungan dengan Yoon Kae Hwa – dia sering keluar masuk apartemen Min Woo. Jadi apa tepatnya inti dari hubungan mereka?

Min Woo tentu tidak mengharapkan pertanyaan ini. Untuk itu, dia berhenti sejenak dan memikirkan jawaban yang mungkin sementara semua orang menunggu dengan nafas tertahan. Setelah melewati beberapa saat yang tegang, Min Woo akhirnya memutuskan untuk berkata, “Dia dan aku berkencan.”

Sinopsis Oh! My Lady episode 11

Shi Joon mengantar Kae Hwa keluar ruangan itu sementara Min Woo tetap tinggal untuk menghadapi manajernya. Dia bertanya apakah Yoon Seok masih melakukan hal curang seperti ini? Dia dulu sering menggunakan kelemahan Min Woo untuk melawannya saat dia masih pendatang baru. Min Woo merobek kontrak yang harus ditandatangani Kae Hwa dan menyuruh Yoon Seok mundur. Jika dia melakukan ini lagi maka Min Woo akan mengungkap segalanya dan memastikan Yoon Seok hancur bersamanya. Min Woo keluar tapi ternyata Kae Hwa dan Shi Joon sudah pergi. Dia terlihat kecewa.

Setelah berhenti untuk membiarkan Kae Hwa menenangkan diri, Shi Joon bertanya tentang kejadian tadi. Kae Hwa tidak bisa mengungkap kebenaran sepenuhnya sebab dia tidak berhak mengungkap keberadaan Ye Eun. Jadi dia lantas memberikan jawaban yang tidak jelas tapi setidaknya jawaban itu tidak sepenuhnya salah. Kae Hwa berkata kalau Yoon Seok tidak suka Min Woo bergabung dalam acara musikal dan hal itu juga mengganggu jadwal Min Woo. Yoon Seok tidak senang dan membuat kontrak agar Kae Hwa tidak ikut campur.
Aksi Min Woo menyelamatkan Kae Hwa berarti dia membuat Yu Ra menunggu. Dia sadar bila Min Woo tidak datang dan meninggalkan bandara dengan kesal. Dia tentu tidak senang juga berhadapan dengan Reporter Han, yang berkata dengan nada bersimpati kalau Min Woo sangat kejam karena sudah membiarkan dia menunggu. Yu Ra jelas tidak senang mendengar ini dan mengatakan kalau ada hal penting yang harus dikerjakan Min Woo di detik-detik terakhir perjalanan mereka.

Malam itu suasana hati Min Woo lagi baik dan dia minta maaf pada Kae Hwa karena sudah membuatnya mengalami hal buruk. Dia juga meminta Kae Hwa untuk melupakan kata-kata dan sikap kasarnya yang ingin mengirim Ye Eun ke panti asuhan. Kae Hwa mengerti dan berterima kasih karena Min Woo sudah mau meminta maaf.

Jung Ah telah mendengar kalau The Show Company telah mendapat investor baru. Dia mengucapkan selamat pada Shi Joon atas keberhasilan tersebut.
Min Woo mencoba untuk dekat dengan Kae Hwa lagi, jadi dia bergumam lalu berlutut dihadapannya tepat ketika Kae Hwa memanggil Ye Eun untuk makan. Min Woo hanya mengucapkan nama Kae Hwa. Wanita itu tidak memperhatikan dank arena sadar akan hal tersebut Min Woo segera berbalik untuk menyembunyikan rasa malu-nya sebelum ketahuan.

Kae Hwa sedikit tidak yakin waktu dia mengatakan masalah latihan untuk acara musikal sebab terakhir kali Min Woo bilang dia keluar dari acara itu. Tapi, Kae Hwa senang setelah Min Woo bilang jika dia mau latihan lagi. Kae Hwa juga menyerahkan kontrak untuk ditandatangani Min Woo yang isinya: 1. Min Woo mau menyerahkan seluruh jiwanya untuk acara musikal tanpa mengeluh. 2. Datang tepat waktu ke acara latihan. 3. Mendedikasikan dirinya untuk kesuksesan All That Love. Setelah Min Woo tanda tangan, Kae Hwa menambahkan tulisan lagi dibawahnya: ‘Jika aku tidak menepati janji, maka aku bukan pria sejati’. Meski Min Woo protes pada perubahan kontrak itu setelah dia tanda tangan, dia tersenyum juga setelah membaca perubahannya.
Shi Joon bertemu dengan Yoon Seok untuk mengetahui lebih banyak tentang pertemuan yang kemarin sebab dia merasa Kae Hwa tidak memberitahu cerita yang selengkapnya. Yoon Seok menolak memberitahu dan hanya berkata bila dia dan Kae Hwa tahu hal yang lain, itu tidak bisa diungkap ke semua orang. Dia memperingatkan kalau Kae Hwa kelihatan lebih lugu daripada dia yang sebenarnya dan menyuruh Shi Joon agar tidak terlalu percaya padanya.

Min Woo serius latihan. Dia membuat Jung Ah dan teman-temannya yang lain senang. Kae Hwa sendiri sangat gembira pada perubahan yang terjadi pada Min Woo. Berikutnya, Shi Joon mengajak Kae Hwa untuk mengecek pembangunan panggung buat acara musikal mereka. Karena mereka datang terlalu awal, jadi mereka memutuskan makan siang dulu sebelum bertemu dengan para pekerja. Shi Joon yang memesan. Pada awalnya, Kae Hwa agak ragu pada pilihan Shi Joon tapi akhirnya setuju juga meski setelah makan dia kena sakit perut.
Mereka kemudian pergi ke apotek untuk mencari obat buat mengobati sakit perut Kae Hwa. Disana, Kae Hwa bercerita kalau dia makan makanan yang tadi dengan suaminya saat Byung Hak memberitahunya kalau dia mencintai wanita lain. Kae Hwa berpikir jika dia sudah melupakan hal itu tapi kejadian hari ini membuktikan hal tersebut masih mengganggunya. Yang paling membuatnya marah adalah Byung Hak tidak pernah meminta maaf. Keinginan untuk minta maaf saja tidak ada.

Kae Hwa minta maaf karena sudah membebankan Shi Joon dengan cerita seperti ini. Dia berkata, “Aku tahu, aku bukan orang yang mengesankan…” Shi Joon langsung mengoreksinya dengan mengatakan kalau Kae Hwa sangat mengesankan sebab dia tulus dan dapat membuat orang lain bersemangat. Untuk itu, dia harus ingat mengahargai dirinya sendiri.
Kae Hwa mendapat telpon dari guru kalau Ye Eun mulai bersikap menyebalkan lagi dan harus dibawa pulang. Akan tetapi, Kae Hwa sedang bersama Shi Joon di panggung untuk melihat proses pembangunannya, jadi tidak bisa menjemput gadis itu. Karena itulah, Kae Hwa meminta Bok Nim untuk mengantar Ye Eun pulang. Bok Nim tentu saja dengan senang hati menerimanya karena itu artinya dia bakal melihat Min Woo, darah dan daging!
Ketika Bok Nim dan Ye Eun sampai di tempat parkir, Bok Nim melempar pandangan waspada pada Reporter Han, yang sekali lagi berkeliaran di tempat parkir untuk mencari tanda-tanda keberadaan Min Woo. Meski Ye Eun mengingatkannya pada gadis yang digendong Min Woo, Han tidak terlalu peduli.

Bok Nim sampai di tempat Min Woo. Dia menyampingkan ketergilaannya dan bersikap professional dengan mengatakan pada Min Woo tentang masalah yang dialami Ye Eun. Bok Nim menasehati agar Min Woo lebih dekat pada Ye Eun. Contohnya saja, dia harus minta maaf bila punya salah pada Ye Eun dan tidak marah waktu Ye Eun membuat kesalahan.

Min Woo mengingat hal itu. Dia mencoba untuk menjalin ikatan dengan Ye Eun dengan cara minta maaf karena dia sudah merusak origami Ye Eun. Sebagai responnya, Ye Eun mengeluarkan buku origaminya dan menunjuk sebuah gambar. Dia ingin Min Woo melipat bentuk binatang untuknya. Min Woo beraksi tapi dia bukan pelipat kertas origami yang ahli. Dia juga sangat tidak sabaran dan dengan cepat lantai dipenuhi gumpalan sampah kertas origami.

Kemudian Min Woo mengajak Ye Eun makan. Spaghetti dan Pizza. Ye Eun secara tidak sengaja menjatuhkan piring yang penuh spaghetti ke lantai. Mengingat nasehat Bok Nim, Min Woo menahan marahnya seraya berkata kalau hal itu tidak apa-apa. Ye Eun lalu menjatuhkan susunya!
Ye Eun tidak secara sengaja menguji kesabaran Min Woo. Dia mengikuti Ye Eun berkeliling untuk membetulkan setiap benda yang dirusak Ye Eun, dan gadis ini sangat cepat! Ketika Min Woo tahu kalau Ye Eun meletakkan potongan bawang pada semua benda, dia menyumpal mulutnya dengan handuk agar tidak berteriak. Akan tetapi, Ye Eun malah menjulurkan lidahnya ke Min Woo.

Akhirnya, Min Woo membaringka Ye Eun dan membacakan dongeng untuknya. Setelah membaca beberapa buku, mereka berdua akhirnya tertidur juga. Pemandangan inilah yang menyapa Kae Hwa ketika dia pulang ke rumah. Dia benar-benar senang melihat perkembangan ayah dan anak ini.

Hari berikutnya, Min Woo mengikuti latihan lagi dimana vokalnya sudah mulai membaik tapi aktingnya tetap saja jelek. Kemudian, dia mengejutkan pelatihnya dengan menunjukkan kalau dia sudah meningkatkan kualitas aktingnya. Dia mulai tahu bagaimana berakting sebagai orang yang bersikap tulus.
Selingkuhan Jung Ah berhasil masuk Broadway Dance Centre di New York, sementara Jung Ah mencemaskan pria itu, dia mengingatkan Jung Ah kalau di panggung Jung Ah berkata mereka bisa pergi bersama. Pria itu tahu kalau Jung Ah tidak serius waktu mengatakan hal tersebut. Dan ekspresi Jung Ah menunjukkan kalau dia merasa sangat bersalah.

Byung Hak membuat semua orang kesal dengan mengajak adik iparnya ke The Show Company untuk mendapatkan sebuah peran di acara musikal. Gadis itu sangat sombong dan Byung Hak berkata dengan entengnya bahwa mereka bisa menyuruh sutradara acara itu untuk menyenangkan investor. Shi Joon jelas menolak untuk melakukan casting tapi dia dipaksa menerima resume gadis itu.
Kae Hwa tidak bisa menerima hal ini dan menyeret mantan suaminya untuk memarahinya karena bersikap sangat keterlaluan. Byung Hak sangat sombong dan bersikap seolah-olah dialah sang penyelamat karena dialah orang yang datang membawakan investasi untuk proyek mereka yang hampir gagal. Bukankah sudah waktunya Kae Hwa membalas kebaikan mantan suaminya?
Ketika Yu Ra menelpon, Min Woo merasa ragu untukmenjawabnya, sebab dia mungkin masih marah karena liburan mereka yang berantakan. Min Woo meminta maaf dan mengatakan kalau dia merasa sangat bersalah sehingga tidak sanggup menelpon Yu Ra. Awalnya Yu Ra kesal apalagi setelah Min Woo mengatakan kalau alsannya melewatkan liburan itu adalah karena Kae Hwa mendapat masalah. Dia menjelaskan kalau Kae Hwa kena masalah karena menolongnya dan untuk itu Min Woo harus membantu Kae Hwa juga.

Tapi Yu Ra cukup pintar untuk tahu kalau dia marah maka dia tidak akan dapat app-apa, jadi dia mengalihkan pembicaraan dan mengatakan kalau itu cuman salah mengerti. Yu Ra sukses melakukannya. Min Woo kembali tergila-gila pada Yu Ra dan berjanji akan menjelaskan semuanya padanya tentang semuanya nanti. Mereka kemudian berkencan lagi. Mereka pergi ke gym dan setelahnya Min Woo mengantar Yu Ra pulang. Jelas sekali kalau Min Woo kelelahan tapi pria sejati harus mengantar wanitanya pulang, jadi dia berusaha terlihat baik-baik saja. Padahal sebenarnya dia tidak mau melakukan hal itu.
Yu Ra memuji Yoon Seok sebagai manajer yang baik dan bahkan mau merencanakan liburan untuk Min Woo. Memuji Yoon Seok adalah hal terburuk yang bisa dilakukan Yu Ra setelah apa yang terjadi. Tapi Yu Ra tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi jadi Min Woo tidak bereaksi. Yu Ra kemudian berkata kalau sebaiknya mereka makan malam. Dia menolak pilihan Min Woo dan akhirnya memilih salad bar. Min Woo menyembunyikan rasa leganya waktu Yu Ra mendapat telpon – ada pekerjaan yang menantinya.
Tidak mengejutkan, Min Woo kemudian menelpon Kae Hwa. Dia lelah dan kelaparan. Jadi dia datang ke kantor untuk makan malam. Segalanya jadi aneh waktu Jae Heed an Jin Ho bilang kalau sekarang giliran makan di tempat Min Woo. Hal ini membuat Min Woo dan Kae Hwa kaget dan gugup. Kalau saran ini ditolak maka bakal kelihatan aneh jadi mereka berdua hanya bergerak dengan gelisah dan mencoba untuk menangani hal ini dengan pantas. Shi Joon menyelamatkan dengan berkata mereka tidak harus makan di tempat Min Woo. Tapi, setelah berhasil menenangkan diri, Min Woo akhirnya setuju dan mengundang mereka. Dia menatap Kae Hwa untuk memerintahkan kalau dia harus setuju.
Ketika mereka berangkat, Jae Hee ingin menumpang di mobil Min Woo tapi, Kae Hwa mendahului dengan mengatakan kalau Jae Hee adalah karyawam termuda jadi tidak baik melakukan itu. Kae Hwa dan Min Woo lantas pulang dengan kecepatan penuh. Mereka membereskan rumah agar keberadaan Ye Eun tidak ketahuan.
Semuanya jadi aneh. Misalnya saja, waktu Jin Ho bertanya dimana letak toilet, Kae Hwa langsung menunjukkannya pada Jin Ho. Hal ini dengan mudah diputarbalikkan dengan mengatakan kalau dia sudah memakai toilet sebelumnya. Yang lebih aneh lagi adalah waktu Jae Hee bertanya dimana letak gelas dan piring dan Kae Hwa dengan tepat menunjukkan tempatnya. Untuk membela diri, Kae Hwa berkata kalau semua setting dapur sama saja. Jawaban ini terdengar agak aneh. Tapi, berikutnya Jae Hee sudah mabuk jadi tidak perlu dipusingkan lagi.

Berikutnya Min Woo yang menunjukkan sikap aneh. Dia menyuruh Kae Hwa melakukan sesuatu dengan lancangnya. Padahal bagi teman-temannya, Kae Hwa itu orang asing untuk Min Woo. Misalnya untuk mengambil sesuatu atau membukakan botol minuman. Kae Hwa merseponnya dengan cepat yang membuat Shi Joon menatap sambil bertanya-tanya.
Shi Joon memuji Min Woo karena sudah melakukan yang terbaik selama latihan. Dia melihat kalau Min Woo menonton West Side Story dan bahkan menawarinya beberapa DVD untuk membantunya. Tapi Shi Joon memperingati Min Woo agar bicara yang sopan pada Kae Hwa sebab dia adalah pegawainya.
Semuanya bertambah jadi tidak nyaman ketika Shi Joon menawari untuk mengantar Kae Hwa pulang. Kae Hwa tetap pada kebiasaannya agar diantar sampai di stasiun bis saja. Selama di dalam mobil, Shi Joon menawari Kae Hwa untuk meminjam dana perusahaan saja – mengindikasikan kalau dia akan menjadi pegawai full time. Kae Hwa dengan begitu bisa menyewa tempat tinggal jadi bisa tinggal bareng Min Ji. Kae Hwa berkata kalau Shi Joon sangat baik. Shi Joon kemudian berkata kalau Kae Hwa punya kemampuan untuk membuatnya senang.
Kae Hwa membawa Ye Eun masuk dan mulai membersihkan apartemen yang berantakan. Sementara itu, Shi Joon memikirkan kembali percakapannya dengan Min Woo. Dia melihat ada beberapa DVD di kotak penyimpanan dan memutuskan untuk meminjamkan Min Woo benda-benda itu.
Di sisi lain, Reporter Han yang berkemah di tempat parkir memutuskan untuk meyerah saja. Dia tidak mendapat informasi apa-apa tentang Min Woo yang artinya dia tidak bisa menulis berita apapun. Dia akan pergi ketika Shi Joon sampai di tempat parkir.
Kae Hwa keluar ke lorong untuk membuang sampah tepat ketika Shi Joon keluar dari dalam lift. Mereka saling berhadapan. Kae Hwa sudah tertangkap basah dan tidak ada gunanya berbohong lagi.

Mereka berdua menghindari berbicara di lorong. Shi Joon menebak kalau Kae Hwa tinggal di apartemen ini bersama Min Woo. Kae Hwa membenarkan (karena sudah tidak ada pilihan lagi) dan berkata, “Benar kalau aku tinggal disini, tapi…” Dan Reporter Han mendapatkan apa yang diinginkannya…

Sinopsis Oh! My Lady episode 10

Setelah Min Woo mengatakan pada Kae Hwa bahwa dia harus angkat kaki dari rumahnya, pada pagi harinya Min Woo mendapati apartemennya kacau – seperti kapal pecah! Sementara itu, pegawai The Show Company merasa gelisah dan tidak tenang ketika mereka menunngu calon investor baru mereka. Mereka seperti itu karena ini adalah harapan terakhir mereka. Tapi, Kae Hwa shock berat waktu tahu investor itu adalah mantan suaminya – Byung Hak!

Kae Hwa tidak melakukan apa-apa dan hanya diam. Byung Hak dan dia bahkan berpura-pura tidak saling kenal. Tapi Byung Hak tidak bisa tahan untuk menyerang Kae Hwa hanya saja dia mengemas serangannya sebagai lelucon.

Shi Joon melakukan presentasi dan segala sesuatunya berjalan lancar. Saat acara selesai, Kae Hwa memberitahu teman-temannya kalau investor baru itu adalah suaminya. Jae Hee bertanya dengan khawatir apakah itu artinya mereka tidak perlu menerima investasi itu. Kae Hwa tidak mengkhawatirkan kepentingannya tapi dia bertanya-tanya apalagi yang sedang direncanakan Byung Hak.
Di sisi lain, Reporter Han melihat foto yang beredar di internet yang menunjukkan Min Woo sedang berada di kebun binatang bersama Ye Eun. Topi dan kaca mata memang membuatnya tidak dikenali tapi judul gambar itu cocok sekali “Seorang Ayah yang Mirip Sung Min Woo.” Han ingat pernah melihat Min Woo dan Ye Eun di parkir jadi dia maju untuk mengkonfirmasi dugaannya.

Han mengunjungi Yoon Seok yang mencoba mengendalikan keadaan. Dia menyuruh salah satu pegawainya untuk memesan sebuah kamar di sebuah Resor Jepang, seolah-olah Min Woo yang ingin memesannya. Han berusaha mencari informasi tapi Yoon Seok bersikap hati-hati dan memberikan jawaban yang tidak jelas. Han menjelaskan teorinya kalau Min Woo pasti sudah menikah. Dia mungkin menikah sebelum menjadi orang terkenal dan karena itu harus menyembunyikan anak dan istrinya. Han mengatakan kalau sekarang sudah saatnya Min Woo berterus terang pada publik tentang keluarganya.
Tadinya Yoon Seok sangat takut pada kejelian sang wartawan menebak cerita tapi sekarang dia bisa sedikit santai karena apa yang Han ungkapkan masih jauh dari kebenaran. Tapi tetap saja dia masih khwatir: dia permisi sebentar karena harus menerima telpon. Yoon Seok sadar kalau Han memerhatikan jadi dia berpura-pura berkata kalau Min Woo bakal pergi ke Jepang dengan seseorang bernama Hong (Yu Ra) lalu menelpon Yu Ra untuk menyusun segalanya.
Hanya Shi Joon dan Kae Hwa yang ada di kantor waktu jam makan siang jadi mereka memutuskan untuk pergi makan bersama. Shi Joon menduga kalau Kae Hwa tidak nyaman bila Byung Hak menjadi investor untuk proyek mereka. Kae Hwa menjawab bila dia lebih khawatir apakah mantan suaminya dapat dipercaya. Byung Hak tidak sepenuhnya dapat dipercaya dan bagaimana kalau dia melakukan ini untuk menyakitinya?

Shi Joon mengurangi kekhwatiran Kae Hwa dengan memastikan tidak akan memakai jasa Byung Hak. Shi Joon mengkhawatirkannya tapi Kae Hwa bilang dia kuat! Mereka berdua tidak memerhatikan kalau Jung Ah dan pasangannya juga ada di restoran itu. Jung Ah terlihat sangat tidak senang melihat suaminya tertawa bersama orang lain sementara dengan dirinya Shi Joon bersikap kaku.
Yu Ra bertemu dengan Min Woo. Dia bertanya apakah Min Woo ada waktu di akhir pecan sebab dia punya tiket jalan-jalan ke Jepang. Sebenarnya Yoon Seok yang punya rencana ini tapi Yu Ra bersikap seolah-olah itu adalah idenya. Min Woo tentu saja senang dan langsung setuju!

Mereka berdua kemudian berangkat shopping untuk persiapan perjalanan mereka ke Jepang. Pasangan ini menarik perhatian semua orang di mall saat mereka mencoba baju. Min Woo membeli semua yang Yu Ra inginkan dan wanita itu dengan senang menerimanya.
Kae Hwa mencari mantan suaminya dan secara tak terduga membiarkannya masuk ke produksi The Show Company sebagai investor. Byung Hak belum memutuskan apakah akan berinvestasi atau tidak jadi Kae Hwa menyuruhnya untuk berinvestasi saja. Byung Hak terkejut tapi Kae Hwa berkata mereka harus bisa bersikap professional.

Kae Hwa menguatkan dirinya kalau dia akan melakukan yang terbaik untuk Ye Eun dan acara musik. Dia mulai membereskan rumah dan mengajakan Ye Eun duduk. Kae Kwa lalu mengeluarkan buku origami dan bertanya pada Ye Eun ingin membuat apa. Gadis kecil itu memilih binatang dan mereka pun membuat kebun bintang mini. Ye Eun juga memotong kertas berbentuk orang yang menggambarkan dia, ayahnya, dan Kae Hwa di kebun binatang.
Sementara itu, Min Woo masih jalan bareng Yu Ra. Setelah puas berbelanja, mereka memutuskan jalan-jalan lalu masuk ke dalam mobil biar dapat privasi. Min Woo mengaku kalau dia sangat menyukai Yu Ra dulu. Wanita itu sadar akan hal ini dan mengatakan kalau Min Woo tidak pernah mengungkapkan perasaannya dan mengisyaratkan jika dia juga menyukai Min Woo. Min Woo jelas terkejut dan berkata sebaiknya mereka memulai dari awal lagi.

Yu Ra masih jual mahal dan berkata kalau dia akan memikirkannya lagi. Min Woo memintanya untuk tidak berpikir terlalu lama dan memngambil kesempatan untuk menciumnya. Tapi, tiba-tiba saja Min Woo mengingat ciumannya dengan Kae Hwa dan dia jadi membeku. Min Woo merasa terganggu – kenapa dia memikirkan ini sekarang? Dia berhenti terlalu lama hingga Yu Ra membuka matanya lagi untuk mengintip Min Woo, berpikir kenapa ditunda? Min Woo mencoba menyingkirkan bayangan itu tapi suasananya sudah rusak.
Dalam perjalanan kembali ke apartemennya, Min Woo memarahi diri sendiri kenapa membiarkan ciuman dengan Kae Hwa terselip di otaknya tadi. Kenapa harus memikirkan Kae Hwa? Dia masuk ke dalam apartemennya yang gelap tanpa memperhatikan apa yang ada disana. Dia menendang origami buatan Ye Eun dan menjatuhkan barang-barangnya di atas benda itu. Kae Hwa dan Ye Eun keluar dari ruangan seolah-olah ingin memberikan kejutan pada Min Woo. Ye Eun membawa potongan kertas yang menggambarkan mereka bertiga.
Kae Hwa dan Ye Eun melihat origami yang hancur di lantai, yang menyakiti perasaan Ye Eun. Kae Hwa mencoba meredakan kekecewaan Ye Eun dengan mengatakan kalau ayah tidak bermaksud jahat tapi dia mengerti perasaan Min Woo dan masuk ke kamarnya dengan sedih.

Kae Hwa mencoba mengubah pikiran Min Woo dan mengatakan jika dia akan menjaga Ye Eun lebih baik lagi. Dia akan bersikap super hati-hati dan tidak akan menumpang mobil Min Woo lagi. Tapi Min Woo sudah jadi orang jahat dan meminta Kae Hwa untuk mengerti dan pergi dari rumahnya. Min Woo berkata, “Aku tahu kau orang yang mengagumkan, jadi berhentilah mengulangi hal yang sama lagi.”
Di tempat kerja, Kae Hwa mendapat kabar kalau Byung Hak sudah setuju untuk menginvestasikan uangnya pada produksi The Show Company, yang membuat semua orang tenang. Kae Hwa meyakinkan yang lain untuk tidak mengkhawatirkan dirinya – dia sudah meminta Byung Hak untuk terus maju dengan investasinya dan  semua orang sangat menghargai usaha Kae Hwa.
Kae Hwa menelpon Min Woo untuk memberitahunya kalau latihan akan dimulai lagi malam ini. Dia lalu mengirim sms karena telponnya diabaikan. Min Woo sendiri sedang bersiap-siap untuk perjalanan ke Jepang. Dia lalu pergi untuk menemui Yu Ra.
Karena penolakan ayahnya, Ye Eun menjadi seperti dulu lagi pagi ini ketika Kae Hwa mengantarnya ke tempat terapi. Lukanya benar-benar dia tunjukkan hingga Kae Hwa harus kembali ke tempat terapi untuk memeriksanya sebab Ye Eun tidak mau bekerja sama dengan gurunya dan membuang mainannya.
Kae Hwa mendesah dan berkata kalau Ye Eun sudah pasti sudah cukup besar untuk mengerti segalanya. Bok Nim setuju kalau gadis itu sudah mengerti arti penolakan. Kae Hwa menenangkan Ye Eun, meyakinkannya kalau ayahnya benar-benar menyayanginya. Dia hanya belum menyadari perasaannya. Jadi apakah Ye Eun bisa menunggu sebentar? Kae Hwa berjanji akan menjaga Ye Eun hingga saat itu tiba.

Dan akhirnya Ye Eun berkata, “Ajumma.” Kae Hwa tidak bisa memercayainya, perlu beberapa saat baginya untuk mencerna saat itu. Dia bahkan mencoba membuat Ye Eun bicara lagi. Ini berita besar jadi Kae Hwa menelpon Min Woo untuk memberitahunya kalau putrinya sudah mau bicara. Tapi Min Woo sedang dalam perjalanan ke bandara jadi dia menutup telponnya tanpa memberi kesempatan Kae Hwa bicara.
Tapi Min Woo tidak dingin-dingin amat. Saat berhenti karena lampu merah, dia melihat seorang gadis kecil menangis di pinggir jalan. Gadis ini terpisah dari ibunya dan sekarang sendirian. Min Woo agak ragu tapi akhirnya menepi juga di pinggir jalan dan berjalan ke tempat gadis itu. Ketika setengah perjalanan menuju gadis itu, ibunya menenmukan gadis itu dan menenangkannya. Jadi Min Woo berbalik sebelum diperhatikan.
Alih-alih pergi ke bandara, Min Woo malah pergi ke kantor Yoon Seok sementara Yu Ra sudah menunggunya di gerbang. Manajernya tidak ada di tempat, jadi Min Woo lantas menelponnya dan bertanya tentang panti asuhan serta memastikan kalau Ye Eun dikirim ke tempat yang baik. Yoon Seok meyakinkannya kalau tidak akan ada masalah sebab panti asuhan jaman sekarang lebih naik dari yang dulu.

Secara tidak sengaja Min Woo menggeser mouse komputer Yoon Seok dan komputer itu langsung menyala lagi. Sesuatu menarik perhatian Min Woo. Ada folder di desktop yang bernama “Zoo”. Min Woo membukanya dan menemukan fotonya di kebun binatang bersama Kae Hwa dan Ye Eun. Dia ingat fotografer yang di lihat hari itu dan sadar kalau Yoon Seok pasti ada dibelakang semuanya.
Sementara itu, Yoon Seok mendekati Kae Hwa yang masuk ke dalam gedung, dan dengan bantuan salah satu anak buahnya dia mendorong Kae Hwa masuk ke dalam mobilnya. Shi Joon kebetulan melihat kejadian ini dan segera masuk ke dalam mobilnya untuk mengejar mobil penculik.

Shi Joon berada dalam jarak yang cukup untuk mengikuti mobil Yoon Seok. Tapi pada akhirnya dia terpaksa berhenti karena moblinya dipotong oleh mobil lain. Dia lalu menelpon Min Woo untuk mengabarkan apa yang terjadi dan bertanya kemana Yoon Seok mungkin pergi.
Yoon Seok membawa Kae Hwa ke sebuah ruangan khusus dan nada bicaranya sedikit mengancam saat dia mengatakan pada Kae Hwa kalau dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk membuat Min Woo menjadi seorang bintang tapi belakangan ini dia jadi semakin aneh. Kae Hwa menjawab kalau orang lain menyebut hal itu menjadi manusia. Yoon Seok hanya peduli pada uang dan menyuruh Kae Hwa untuk mengambil uang yang dia tawarkan dan menghilang.
Kae Hwa menuduh Yoon Seok telah memperlakukan Min Woo seperti barang dagangan. Yoon Seok berkata, “Dia adalah dagangan yang sangat penting!” Dia lalu menyerahkan sebuah kontrak pada Kae Hwa yang menyatakan kalau dia setuju untuk tidak mengungkap apa-apa tentang Min Woo dengan ancaman hukuman dan memerintahkan Kae Hwa untuk menandatanganinya. Kae Hwa mencoba untuk bersikap berani dan menantang Yoon Seok – apa yang akan dia lakukan bilan Ye Eun diadopsi dan mengatakan pada orang-orang kalau Min Woo adalah ayahnya.
Dalam perjalanan menemui Shi Joon, Min Woo memeriksa pesan di hp-nya dan sekarang baru mendengar pesan Kae Hwa yang gembira karena akhirnya Ye Eun mau bicara.

Sementara itu, Shi Joon memarkir mobilnya di tempat dimana dia melihat Yoon Seok terakhir kalinya sebelum kehilangan pria itu. Dia curiga jika Yoon Seok membawa Kae Hwa ke tempat yang tidak terlalu jauh. Min Woo punya dugaan yang lebih bagus, dia pernah ke tempat itu sebelumnya, dan mengatakan pada Shi Joon kalau dia bisa menangani ini sendiri. Tapi Shi Joon bersikeras ingin ikut jadi keduanya lantas berangkat bersama.
Keduanya tiba di tempat Yoon Seok bersama dan memaksa masuk ke dalam tepat ketika Yoon Seok kehilangan kesabarannya pada Kae Hwa yang tidak mau tanda tangan. Salah satu kaki tangan Yoon Seok mencoba menghentikan Min Woo, jadi dia meninjunya, dan lanjut membereskan yang lain.

Min Woo memandang Kae Hwa dengan tajam. Kae Hwa sendiri terkejut melihat Min Woo dan Shi Joon datang menyelamatkannya. Shi Joon meraih pergelangan tangan Kae Hwa untuk membantunya berdiri dan berkata, “Ayo pergi.”